Messo

 

Messo itu artinya mengumpat dalam bahasa indonesia sedangkan Messowan sama artinya dengan suka mengumpat. Yang paling sering diucapkan dalam umpatan khas surabaya adalah kata “jancuk” dari kata “dancuk” dan turunan dari “diancuk” dan turunan dari “diencuk” yang artinya disetubuhi.

Pada umumnya bahasa surabaya dianggap paling kasar dan terkasar dari bahasa jawa.  Dan blog ini bukan bermaksud suka mengumpat tapi lebih ke filosofi dari messo itu sendiri. Di Surabaya terutama di kehidupan warganya akan sering kita jumpai kata umpatan, dan umpatan itu sendiri dapat diartikan sebagai bentuk tanda persahabatan serta tidak akan terasa akrab kalo tidak dibumbui dengan umpatan misal kalo kita sudah lama tidak bertemu dengan teman biasanya terucap “Jancuk yok opo kabare rek wes suwe gak kepenek!!”, itu salah satu bentuk sapaan mengandung umpatan tapi berarti persahabatan. Selain itu umpatan juga sebagai  tanda keakraban dengan teman, oh iya dan umpatan khas surabaya biasanya lebih ditegaskan dalam pengucapannya misal “Yo gak ngono Cuk!!! …  mosok mari mbadhog gak mbayar!!.

Dan intinya umpatan ato messo sebagai pengantar bentuk perwujudan keakraban, kehangatan, kebersamaan, pembauran, ketegasan dan keceriaan warganya. Diharapkan dengan pengertian messo ini sudah dapat mewakili salah satu kekhasan kota Surabaya tercinta.

Advertisements
%d bloggers like this: